Sosialisasi yang dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tapanuli Selatan di Aula Bappeda, Jalan Lafran Pane, Sipirok daerah tersebut, Selasa, dibuka Sekda Parulian Nasution mewakili Bupati Syahrul M.Pasaribu.
Bupati kata Sekda menyebut Bappeda sebuah institusi dimana disitu terdapat orang-orang yang genius dan visioner, karenanaya dituntut berpikir inovatif dan konstruktif dalam rangka akselerasi pembangunan daerah.
"Oleh karenanya ikuti sosialisi ini dengan tekun dan baik. Karena, kedepan dalam meng-input data perencanaan kedalam KUA-PPAS kita sudah mulai dengan sistem elektronik atau tidak lagi dengan manual,"katanya.
Diyakini, e-Planning akan lebih mempermudah tugas-tugas dari pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bappeda menyusun sebuah program perencanaan.
Bupati juga mengimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat derah (OPD) untuk tidak menjahui Bappeda, sebab dampaknya bisa kue pembangunan daerah menjadi tersendat.
"Untuk menghindari kesimpangsiuran data dalam sebuah perencanaan pembangunan yang matang OPD dan Bappeda harus tetap sejalan,"pintanya.
Sementara Kepala Bappeda Abadi Siregar dalam kesempatan itu berharap seluruh pimpinan OPD pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk dapat memerhatikan semua usulan program dengan benar dan baik tanpa melabrak aturan yang ada.
"Penerapan e-Planning akan dapat meningkatkan efektivitas kerja, efisiensi anggaran dan capaian indikator kinerja akan semakin lebih baik,"katanya.
Sosialisasi ini dikuti sejumlah pimpinan OPD, Camat dan Kasubbag Program seluruh OPD yang ada di Tapanuli Selatan dengan nara sumber Bappeda Tapanuli Selatan.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.