Data yang didapatkan dari Badan Pengelola Otoritas Danau Toba (BPODT) di Medan, Rabu, even pertama berupa "Parapat Night Market" yang diselenggarakan sejak Juli 2018.
Kegiatan digelar di kawasan Parapat, Kabupaten Simalungun tersebut akan berlangsung hingga Agustus 2018.
Kemudian, "pacuan kuda dan motor cross" (Horse Festival) pada 15-17 Agustus yang digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara.
Setelah itu, "Toba Cross Run" pada 18 Agustus dengan melintasi berbagai area di pinggiran Danau Toba yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Toba Samosir, dan Kabupaten Humbang Hasundutan.
Sedangkan even keempat adalah "Pesta Rondang Bintang" pada 23-25 Agustus 2018 yang dilaksanakan di pinggiran Danau Toba yang masuk wilayah Kabupaten Simalungun.
Setelah empat even tersebut, BPODT juga mencatat masih adanya beberapa kegiatan lain yang mendukung sektor kepariwisataan di Danau Toba.
Diantaranya, "Grand Fondo New York" pada 2 September di Samosir, "Pesta Oang-oang" pada 6-7 September di Pakpak Bharat, dan "Karnaval Pesona Danau Toba" pada 15-16 September di Balige, Toba Samosir.
Demikian juga dengan "Earth Music Festival Lake Toba" pada 15-21 Oktober di Parapat dan Balige, "Lake Toba Triathlon" pada awal November, "Toba Coffee Festival" pada 18-19 November, Humbang Hasunduta, "Festival Danau Toba" pada 5-8 Desember, dan "Danau Toba Diaspora" pada 9-12 Desember.
Pewarta: Irwan ArfaEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026