Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu M.Said Husein, Sabtu, mengatakan kedua tersangka itu, yakni berinisial CR (30) warga Jalan PWS Medan, dengan luka tembak kedua betisnya.
Kemudian, menurut dia, tersangka HR (42) warga Jalan PWS Gang Mawar Medan, dengan luka tembak di bagian betis kanannya.
"Kedua pelaku jambret tersebut, dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapat pertolongan medis," ujar Husein.
Ia mengatakan, terungkapnya kasus perampokan itu, adanya pengaduan Korban Laurencia dengan Nomor LP/826/VII 2018/SU/Polrestabes Medan/Sel Medan Baru tanggal 4 Juli 2018.
Bahwa korban saat itu, sedang memegang telepon genggam, namun secara tiba-tiba dirampok seorang pelaku, di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah.
Selanjutnya, pelaku tersebut kabur ke tempat rekannya yang sudah menunggu diatas sepeda motor dengan jarak 10 meter, dan tancap gas dengan kecepatan tinggi.
"Korban menceritakan ciri-ciri pelaku kepada petugas, dan dilakukan penyelidikan di lapangan, serta mengumpulkan keterangan sejumlah saksi" ucapnya.
Husein menjelaskan, pada Hari Jumat (6/7) sekira pukul 19.00 WIB, diketahui keberadaan kedua pelaku di Jalan Iskandar Muda, tepatnya di sebelah eks Plaza Medan.
Kedua tersangka itu, diduga hendak beraksi kembali, dan personil melakukan penangkapan.
Namun, kedua pelaku berusaha melawan dan melarikan diri, serta tidak mengindahkan tembakan peringatan dari petugas.
Aparat kepolisian itu, akhirnya melumpuhkan dengan menembak kaki kedua tersangka.
Kedua pelaku diamankan ke markas Polsek Medan Baru, untuk penyidikan lebih lanjut.
"Petugas juga menyita barang bukti dari kedua pelaku, berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Hitam Les Merah BK 22014 AEM, satu buah helm warna hitam, jaket warna abu-abu dan satu buah telepon selular merk Vivo warna gold," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Baru.
Pewarta: Munawar MandailingEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.