Awalnya pemeriksaan berlangsung rada sulit. Karena rombongan pertama yang dihentikan tak seorangpun bisa berbahasa Indonesia. Seorang petugas dengan Bahasa Inggris mencoba berkomunikasi dengan penumpang dan sopir mobil itu.
Untungnya, tak lama berselang rombongan lain tiba. Diantaranya terdapat penerjemah sehingga komunikasi pun dapat berlangsung dengan baik. Terlihat Kanit Intel Ipda J Sianipar, Kanit Reskrim Iptu Nainggolan memantau kejadian itu.
Menurut informasi dari penerjemah, ada sekitar 80 bus turis asing yang sedang melakukan perjalanan keliling Indonesia. Salah satu tujuannya adalah kawaaan Kaldera Geopark Danau Toba. Dan menuju kawasan itu, rombongan melintasi Labuhanbatu Utara.
Setelah memeriksa dan dokumen perjalanan rombongan lengkap, selanjutnya para turis yang menggunakan kenderaan dengan nomor asing tersebut melanjutkan perjalanan.
Berhentinga rombongan warga negara asing itu mendapat perhatian masyarakat yang kebetulan melintas atau berada di sekitar lokasi. Letak stir mobil yang berada di sisi kiri menjadi daya tarik tersendiri.
"Wah. Setirnya di sebelah kiri. Apa gak bingung dia?" tanya salah seorang warga yang turut menyaksikan mobil yang digunakan rombongan yang berhenti tepat di depan Dinas Kominfo Labura tersebut.
Pewarta: SukardiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.