Aekkanopan (Antaranews Sumut) – Narkoba bisa menghancurkan Negara karena merusak para generasi mudanya. Diantara factor yang dapat menghancurkan Negara adalah masalah SARA dan narkoba.

Penegasan itu dikemukakan Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SH SIK saat menjadi Ketua Tim VIII Safari Pemkab Labura di Masjid Al Muttaqin Dusun VII Padangmaninjau Kecamatan Aekkuo,Selasa malam.

“Banyak tangkapan narkoba bukan merupakan prestasi. Tapi menunjukkan masyarakat sudah lepas kendali dan tidak perduli dengan yang terjadi,” kata orang pertama di jajaran Polres Labuhanbatu itu.

Dikatakannya, hampir setiap hari terjadi penangkapan kasus narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Dampak banyaknya pemakai narkoba antara lain adalah meningkatnya kasus criminal seperti pencurian TBS.

“Yang mirisnya lagi, anak dan istri di rumah pun dipukul karena sudah ketergantungan terhadap narkoba,” sebutnya sambil menyebutkan mudahnya masyarakat mendapatkan narkoba.

Untuk itu ia mengajak segala lapisan masyarakat bersama untuk mengatasi dan mencegah masalah itu. Kepada yang memiliki anggota keluarga pemakai narkoba, kapolres meminta untuk melaporkannya agar direhabilitasi.

Pada bagian lain, ia juga mengajak masyarakat untuk taat dan patuh terhadap peraturan lalulintas dengan cara melengkapi diri dengan surat-surat dan alat pengaman saat berkenderaan seperti helm.

Hal itu dikarenakan, hampir setiap hari terjadi kasus kecelakaan di jajaran Polres Labuhanbatu. Kepada para orang tua diminta tidak memberi izin anak mereka yang dibawah umur mengenderai kenderaan bermotor karena bisa membahayakan dirinya dan orang lain.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Frido juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan media social. Karena akibat kesalahan yang dilakukan bisa berhadapan dengan hukum seperti yang dialami salah satu Satpam Bank dan dosen USU barusan ini.



Pewarta: Sukardi
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026