Kita semua harus menjaga persatuan/kesatuan serta kekompakan bukan untuk saling menyakitiTapanuli Selatan (Antaranews Sumut) - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Tapanuli Selatan bersama sejumlah kepala desa di daerah itu mengutuk keras aksi teroris yang ada di negara RI ini.
"Tindakan teroris seperti melakukan pemboman tidak bisa di tolelir,"kata Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu bersama jajaran Forkopimda daerah itu.
Forkopimda Tapanuli Selatan sepakat menyatakan "tidak takut dengan terorisme".
"Kita semua harus menjaga persatuan/kesatuan serta kekompakan bukan untuk saling menyakiti,"kata Syahrul di sela pelantikan sebanyak 67 kepala desa di gedung serba guna komplek Kantor Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Senin.
Terkait aksi serangan bom di markas kepolisian resort kota besar Surabaya, Forkompimda Tapanuli Selatan sangat menyesalkan dan mengutuk keras tindakan teroris tersebut.
"Kita (Forkopimda, Pemkab Tapanuli Selatan) sangat prihatin atas penyerangan bom secara beruntun yang hingga mengakibatkan banyak korban jiwa. Ini tidak sesuai dengan semangat NKRI/Pancasila,"pungkas Syahrul.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.