Aekkanopan (Antaranews Sumut) – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Labuhanbatu Utara memiliki 10 unit mobil pemadam. Selain itu,  di delapan kecamatan yang ada di kabupaten itu telah memiliki pos damkar.

Hal itu dikatakan Kadis Damkar Labura Ahmad Sofyan ST kepada wartawan, Senin. “Delapan kecamatan yang ada di Labura sudah memiliki pos pemadam kebakaran,” katanya seraya menambahkan untuk kelancaran tugas, terdapat 180 petugas di dinas itu.

TURUN : Bupati Labura H Kharuddin Syah SE (baju putih) dan Kadis Damkar Ahmad Sofyan ST (batik hijau) turun langsung ke lapangan saat memadamkan kebakaran di salah satu lokasi di kabupaten itu. (Foto : Antaranews Sumut/Istimewa)


Bahkan, di kecamatan pesisir yaitu Kualuhhilir dan Kualuhleidong pun sudah terdapat pos damkar. Untuk perlengkapannya disesuaikan dengan kondisi kecamatan seperti becak yang dimodifikasi berfungsi layaknya mobil damkar.

Membandingkan kabupaten lain, Sofyan menyebutkan Labura sudah memadai. Karena menurutnya, ada kabupaten yang memiliki kecamatan lebih dari 20 tetapi hanya memiliki dua pos damkar saja.

Diakuinya, fasilitas yang ada memang belum sempurna. Namun dengan jumlah tersebut sudah cukup ideal mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran di tanah Basimpul Kuat Babontuk Elok itu.

Berkaitan dengan mobil untuk pemadaman gedung bertingkat, mantan Kepala BPBD Labura itu menyatakan belum memiliki. Hal itu karena bangunan yang ada di Labura yang bertingkat belum seberapa.

Damkar Labura juga sudah sering membantu mengatasi kebakaran yang terjadi di kabupaten tetangga seperti Asahan. Untuk itu, pihaknya sudah menjadi kesepakatan pihak Asahan yang mengganti biaya operasional.



Pewarta: Sukardi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026