Tapanuli Selatan (ANTARA) - Dua peristiwa berbeda terjadi di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) dalam waktu berdekatan, yakni kebakaran yang menghanguskan tiga rumah di Kecamatan Sayur Matinggi serta pengungkapan kasus pencurian handphone di Kecamatan Batang Toru.
Kebakaran terjadi di Desa Aek Badak Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Rabu (22/4) malam. Tiga unit rumah semi permanen dilaporkan terbakar hebat yang diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga.
Kapolsek Batang Angkola, Kompol R. Triharjanto, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat usai menerima laporan masyarakat. Personel piket Reskrim dan SPKT diterjunkan untuk penanganan awal dan pengamanan lokasi.
“Setibanya di lokasi, ditemukan tiga rumah terbakar yang diduga berasal dari ruang tamu rumah milik Ahmad Fauzi,” ujarnya dalam keterngan yang terima, Kamis (23/4).
Api dengan cepat merambat ke rumah milik Husni Hasibuan dan Iwan Matondang. Warga sempat memadamkan api secara manual, sebelum akhirnya berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil damkar dikerahkan.
Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, masing-masing sekitar Rp250 juta, Rp100 juta, dan Rp200 juta. Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik saat rumah dalam kondisi kosong.
Sementara itu, di Kecamatan Batangt Toru, polisi berhasil mengungkap kasus pencurian handphone yang terjadi di Desa Hapesong Baru, Rabu (22/4) dini hari.
Kapolsek Batang Toru, AKP Penggar M. Siboro, menyebut pelaku mengambil handphone milik korban Herman (35) yang diletakkan di teras rumah. Kasus terungkap setelah korban memeriksa rekaman CCTV.
“Dua pelaku, RS (21) dan AR (14), berhasil diamankan tanpa perlawanan. Kami juga mengamankan barang bukti dan mendalami dugaan keterlibatan dalam aksi serupa,” ujarnya.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.