Hal itu diutarakan Kadis PPKB Labura HM Suib Sitorus yang ditemui Antara di ruang kerjanya, Jumat. "Kita sudah mengagendakan sejumlah program yang akan kita laksanakan pada tahun 2018 ini," katanya.
Diantara program yang akan dilaksanakan adalah penguatan Kampung Keluarga Berencana (KB) yang sudah terbentuk di delapan kecamatan. Kemudian penguatan akseptor KB aktif agar jangan pasif.
"Penguatan terhadap akseptor KB aktif ini perlu. Janganlah pula mareka yang sudah aktif berubah menjadi pasif," kata alumni IKIP Medan yang sekarang sudah berganti nama menjadi Universitas Negeri Medan itu.
Program lainnya adalah meningkatkan peserta KB baru serta petugas lapangan KB di lapangan. Karena, tambahnya, petugas lapangan merupakan ujung tombak keberhasilan program KB di kabupaten itu.
Disinggung tentang target akseptor KB baru pada 2018, Suib mengaku belum bisa menjelaskannya karena masih menunggu rapat kordinasi tingkat provinsi. "Jadi belumlah bisa kita tentukan angkanya karena masih menunggu rakor provinsi," katanya.
Pewarta: SukardiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.