Pdam akan menerapkan sistem bergilir untuk membutuhi pasokan air bagi pelangganSipoholon (Antaranews Sumut) - Perusahaan daerah air minum Mual Natio Tapanuli Utara menerapkan sistem bergilir selama 12 jam sehari atas pelanggannya di wilayah Sipoholon dan Tarutung yang mendapatkan distribusi air dari sumber air Sibadak, Kecamatan Sipoholon.
"Pdam akan menerapkan sistem bergilir untuk membutuhi pasokan air bagi pelanggan di kelurahan Situmeang Habinsaran Sipoholon, dan sekitarnya," terang Direktur Pdam Mual Natio, Lamtagon Manalu, Senin.
Dikatakan, hal tersebut dilakukan mengingat debit air di sumber Sibadak mengalami defisit hingga tidak mampu memenuhi pendistribusian air untuk ribuan pelanggannya selama 24 jam penuh.
"Pendistribusian air harus digilir untuk dua wilayah yang dilayani, yakni, 12 jam untuk wilayah Sipoholon, dan 12 jam untuk wilayah Tarutung," jelasnya.
Menurutnya, penerapan tersebut akan diberlakukan menunggu alternatif pembangunan jaringan perpipaan dari sumber air Simarsasar Sipoholon sepanjang 5 km dengan biaya sekitar Rp.5 miliar dapat terealisasi dari tiga sumber pembiayaan yang diusulkan pihaknya.
Lamtagon mengungkapkan, tiga sumber pembiayaan yang diharapkan pihaknya melalui usulan yang telah disampaikan adalah pembiayaan dari APBN, pembiayaan dari NGO Water Mission, atau pembiayaan dari APBD.
"Pak Bupati Nikson telah mengistruksikan agar persoalan kebutuhan air di wilayah Sipoholon segera diatasi. Ini merupakan solusi tepat menunggu realisasi anggaran pembangunan jaringan perpipaan baru dapat diwujudkan," pungkasnya.
Pewarta: Rinto AritonangEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.