Penggunaan Dana Desa jangan hanya bertumpuk kepada fisik saja tetapi bisa digunakan dalam bentuk Program KreditSipirok,25/9(Antarasumut)-Pemkab Tapanuli Selatan dan Ditjen Pebendaharaan (PBN) Provinsi Sumateta Utara melakukan penandatanganan kesepakatan atau Memorandum of Understanding "MoU".
MoU itu ditandatangani di Aula lantai 3 Kantor Bupati Pemkab Tapanuli Selatan, di Sipirok, Senin, oleh Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu dan Kepala Kanwil Ditjen PBN Provinsi Sumut, Bakhtaruddin.
Kesepakatan kedua lembaga yang ditandatangani itu berisi tentang Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) dan Dana Alokasi Khusus Fisik dan Pengelolaan Dana Desa.
Acara itu dirangkai dengan Forum Group Diskusi Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumut dengan OPD, Camat, dan Kepala Desa Se-Kabupaten Tapanuli Selatan.
Dalam forum itu, Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu mengingatkan kepada seluruh Kepala Desa agar menggunakan Dana Desa sesuai dengan RPJM Desa,sehingga tidak satu rupiah pun Dana Desa lari dari RPJM Des.
Mengingat ada sebanyak 67 Kepala Desa yang akan pensiun pada 24 November 2017 mendatang, Bupati juga berharap kepada Ditjen PBN Provsu agar secepatnya mencairkan Dana Desa tahap kedua.
Bupati juga sudah menginstruksikan kepada seluruh para Kepala Desa yang akan pensiun untuk menyelesaikan SPJ terkait penggunaan Dana Desa.
Terkait mobil perpustakaan keliling dan 7500 eksemplar buku diterima dari Presiden Joko Widodo, Bupati mengungkap hal itu berkat instruksinya kepada seluruh Kepala Desa untuk menyisihkan dana desa back up pembangunan perpustakaan Desa.
Sementara Kakanwil Ditjen PBN Provinsi Sumut Bakhtaruddin menyatakan kehadiran mereka menjalankan amanah menteri keuangan RI.
"Tugas dan fungsi Ditjen Perbendaharaan di Provinsi adalah sebagai wakil menteri keuangan agar pelaksanaan keuangan dalam bentuk penggunaan anggaran lebih efektif dan efisien,"sebutnya.
Dia juga meminta seluruh Kepala Desa untuk terus belajar dan memahami tentang regulasi dan aturan yang berhubungan dengan Dana Desa, agar serapan dari anggaran dana desa bisa lebih cepat dan lebih baik lagi.
"Penggunaan Dana Desa jangan hanya bertumpuk kepada fisik saja tetapi bisa digunakan dalam bentuk Program Kredit,"tambahnya.
Hadir dalam acara itu Sekda Tapsel, Parulian Nasution, Kabid Pelaksanaan Anggaran 2 Monik, kepala KPPN Padangsidimpuan Anonom Cony Fetti Sitinjak, Kepala BPKAD Ahmad Buhori, Kepala
Bapeda Ongku Muda Atas, Kepala PMD Ginda Uli Pasaribu , Camat dan Kepala Desa Se-Tapanuli Selatan.
Pewarta: kodir pohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.