Kita sudah tidak tahu lagi sudah seberapa banyak populasi hama tikus di 30 desa dan 6 kelurahan se-Batang Angkola ini, hanya Tuhan lah yang tahu
Tapanuli Selatan,4/9(Antarasumut)-Tercatat 6571 ekor jumlah hama tikus berhasil dibasmi di Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Saat safari penyuluhan dengan kelompok tani di Batang Angkola, Senin, Kordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman- Petugas Hama Penyakit (POPT-PHP) Kecamatan Batang Angkola,
Khoiruddin Marpaung, kepada Antara mengatakan, jumlah tikus sebanyak itu hasil perburuan dengan masyarakat petani mulai Agustus 2017.

Lokasi perburuannya di Desa Sidadi 1, Sidadi 2, Sorimanaon, Bangun Purba, Huta Holbung, Huta Tengger, Pasir Matogu, Muara Tais 1 dan Desa Tahalak Ujung Gading dengan pengemposan tiran, manual pakai cangkul, mesin babat dan jaring (rambang).

"Hama tikus itu merupakan siklus 4-5 tahunan, dan kalau tidak ada tindakan khawatir produksi padi petani musim tanam September 2017 bisa terancam  gagal,"sebutya.

Menurut dia perkembangbiakan tikus itu cukup cepat, dimana sepasang tikus  bisa menghasilkan 2048 ekor  dalam pertahunnya.

"Kita sudah tidak tahu lagi sudah seberapa banyak populasi hama tikus di 30 desa dan 6 kelurahan se-Batang Angkola ini, hanya Tuhan lah yang tahu,"terangnya.

Kebiasaan hama tikus kata dia pada saat pertumbuhan generatif, dimana pada fase bulir tikus-tikus mulai membuat lubang-lubang di gelengan atau gundukan sawah  lalu disitu tikus berkembangbiak.

"Saat ini saja sejumlah semai masyarakat petani Batang Angkola sudah ada yang habis dihantam hama tikus,"sebutnya lagi.

Safari penyuluhan itu melibatkan nara sumber Kordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Huta Holbung, Erwin Nasution dan Penyuluh Swadaya sekaligus Petani Pengamat Batang Angkola, Zainuddin Lubis.

Kordinator BPP Huta Holbung Erwin Nasution mengatakan kegiatan safari penyuluhan dalam rangka peringatan dini akan dampak serangan hama tikus di daerah itu.

Dia mengatakan atas inisiatif dan swadaya 131 jumlah kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Batang Angkola akan diberikan penyuluhan menghadapi hama tikus itu.

Tidak saja hama tikus, bahkan irigasi, bibit, pupuk, serta masalah lain menjadi fokus pembahasan dalam kegiatan safari penyuluh yang juga melibatkan personil TNI (Babinsa) daerah itu.

"Tujuan kita dari kegiatan safari penyuluh agar bagaimana tingkat produksi petani khususnya di Batang Angkola bisa meningkat,"pungkas Erwin. 


Pewarta: kodir pohan
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026