Simalungun, Sumut, 12/4 (Antara) - Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, memperbaiki jalan umum di Nagori (Desa) Sait Buttu Saribu yang terdampak bencana longsor pada akhir pekan lalu akibat tingginya curah hujan.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kabupaten Simalungun Mudahalam Purba di Simalungun, Rabu, longsor berdampak pada putusnya akses penghubung antardesa di Kecamatan Pamatang Sidamanik itu.
Untuk menghubungkan kembali akses transportasi, Pemkab Simalungun membuka jalan baru dengan mengganti kerugian bagi lahan warga yang terkena dampak pengalihan jalur jalan.
Mudahalam mengatakan, pembukaan jalan baru dilakukan mempertimbangkan perbaikan jalan yang longsor diperkirakan membutuhkan dana lebih dari Rp6 miliar.
Bupati Simalungun JR Saragih menginstruksikan kepada BPBD untuk menyelesaikan proses perbaikan jalan desa melalui penanganan bantuan tanggap darurat itu dalam waktu 10 hari.
"Akibat tanah longsor, aktivitas warga terhenti selama lima hari, maka saya minta 10 hari harus tuntas," kata JR Saragih saat meninjau lokasi bencana pada Selasa, (11/4).
Rosmaini, warga setempat, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan kebijakan Bupati Simalungun dalam penanganan bencana yang melanda daerah mereka.
"Mudah-mudahan bisa selesai secepatnya, supaya aktivitas kami kembali lancar," harap Rosmaini.
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.