Kepala badan pengelola keuangan, pendapatan dan asset daerah (BPKAD) Tapanuli Selatan, Ahmad Buchori Siregar, Rabu, mengatakan, ada kenaikan dua ratus juta mengingat capaian PBB-P2 2016 Tapsel melampaui target Rp.1,5 Miliar.
Ia mengatakan untuk realisasi penerimaan PBB-P2 tahun 2017 belum lagi disebabakan surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) masih dalam proses pencetakan.
Disisi lain pergantian nama dan alamat pemilik objek pajak menjadi alasan kendala sehingga hasil kutipan PBB khususnya di kelurahan/desa tidak optimal.
Dikatakannya, dari seluruh 14 wilayah kecamatan se-Tapsel capaian realisasi PBB-P2 maksimal 60 persen yakni kecamatan Angkola Timur, Angkola Barat, Sipirok, Batangtoru dan Batang Angkola, diluarnya itu capaiannya mencapai 100 persen.
Bagi pengumpul PBB-P2 juga bisa mendapatkan tambahan insentif sebesar Rp 5% dari capaian hasil PBB daerah tersebut setiap tahunnya.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.