"Gerakan itu wujud generasi muda dalam mengisi pembangunan," kata Ketua Karang Taruna Paluta Barani Harahap, disela bakti sosial di Masjid Nurul Hasanah, Desa Cijantung Jae Kecamatan Dolok wilayah itu, Kamis.
Ia mengatakan aksi bakti sosial itu melibatkan ratusan pengurus Karang Taruna mulai dari tingkat Kabupaten hingga yang ada di desa-desa, sasaran masjid dan mushollah di 386 titik di 12 Kecamatan di wilayah itu.
Mereka menggunakan alat-alat perlengkapan seperti, ember, sapu ijuk, kain pel, dan perlengkapan lainnya dalam kegiatan itu.
Seluruh lingkungan rumah ibadah hingga kamar mandi dan tempat wudhu semua mereka bersihkan,"bakti sosial ini akan kita lakukan secara berkesinambungan,"katanya.
Aksi itu sekaligus membangkitkan budaya kegotong royongan yang sudah mulai terlupan didaerah itu.
“Mari kita galakkan kembali budaya gotong royong dalam mengisi dan mendukung pembangunan daerah kita,â€katanya.
Kepala Desa Cijantung Jae M Ali Hanafiah mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang dilakukan generasi muda tersebut.
"Terimakasih kepada Karang Taruna yang sudah mempelopori budaya gotong royong tersebut,"ucapnya.
Disamping amal ibadah gerakan tersebut diharap bisa menjadi contoh tauladan bagi generasi muda lainnya di Paluta.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.