Pemko Padangsidimpuan menargetkan 100 ekor sapi induk dan kerbau indukan betina untuk wajib bunting dalam mensukseskan program pemerintah pusat untuk yang ditargetkan dapat mencapai swasembada daging sapi
Padangsidimpuan, 15/12 (Antarasumut)-  Pemerintah Kota Padangsidimpuan menyiapkan 100 ekor sapi dan kerbau untuk mensukseskan program Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB).

Kepala UPT Kesehatan Hewan dan Inseminasi Buatan Kota Padangsidimpuan drh.Nelli Suyanti Nasution, Kamis, mengatakan pihaknya menargetkan 100 ekor sapi induk dan kerbau indukan betina untuk wajib bunting berhasil.

Yakni dalam mensukseskan program pemerintah pusat untuk yang ditargetkan dapat mencapai swasembada daging sapi dalam kurun waktu lima tahun mulai 2016 terkhusus di Kota Padangsidimpuan.

Ia menambahkan Upsus SIWAB mencakup dua program utama yaitu peningkatan populasi melalui Inseminasi Buatan (IB) dan Intensifikasi Kawin Alam (Inka).

Program tersebut dituangkan dalam peraturan Menteri Pertanian Nomor 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting yang ditandatangani Menteri Pertanian pada tanggal 3 Oktober 2016 kemarin.

"Upaya ini dilakukan sebagai wujud komitmen dalam mengejar swasembada sapi serta mewujudkan Indonesia yang mandiri dalam pemenuhan pangan asal hewan, dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat," katanya.



Pewarta: Khairul Arief
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026