"Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2017 itu diharapkan dibahas secepatnya," kata Bupati Langkat Ngogesa Sitepu pada sidang paripurna DPRD Langkat dengan agenda pengantar nota keuangan di Stabat, Senin.
Ngogesa mengungkapkan anggaran yang diusulkan ke DPRD ini dititikberatkan pada sektor pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan pembangunan.
"Penyusunan RAPBD 2017 juga mengacu pada APBD TA 2016 di mana dalam pengerjaan dan realisasinya terdapat keberhasilan dan kendala harus diperbaiki," katanya.
Aspek teknis, legalitas, dan material akan tetap menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Langkat guna tercapainya Langkat yang semakin maju dan sejahtera, katanya.
Bupati juga berharap Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah dapat bekerja secara maksimal guna mempelajari dan memberikan masukan konstruktif terhadap pengantar Nota Keuangan RAPBD TA 2017.
"Sehingga laju pembangunan di segala sektor di Langkat dapat terus membaik dengan sinergi antara pihak legislatif dan eksekutif yang selalu prorakyat dan prokemajuan daerah," tambahnya.
Ketua DPRD Langkat Terbit Rencana Perangin-angin menyambut baik pengantar nota keuangan RAPBD TA 2017.
"Dengan kerangka dan ide gagasan yang disampaikan oleh pihak eksekutif mudah-mudahan pembangunan di segala sektor di Langkat dapat membaik dan bisa memberikan kepuasan pada masyarakat," katanya.
Ia berharap seluruh anggota dewan dapat memberikan perhatian dan sumbangan pemikiran terkait pengantar nota keuangan RAPBD TA 2017 sehingga target-target dapat terealisasi dengan efektif.
Sementara itu berdasarkan pengajuan nota keuangan yang disampaikan bupati maka anggaran untuk tahun 2017 direncanakan seluruhnya berjumlah Rp2.238.385.764.148. Bupati Langkat, Sumatera Utara, Ngogesa Sitepu mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2017 sebesar Rp2,2 triliun.
Pewarta: Oleh Imam FauziEditor : Ribut Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.