Medan, 16/11 (Antara) - Palang Merah Indonesia Kota Medan mendirikan markas dan taman bacaan di kecamatan untuk lebih mengenalkan lembaga itu di tengah-tengah masyarakat sehingga kedepannya minat untuk mendonorkan darah semakin tinggi.

"PMI bukan hanya bergerak di bidang darah, namun juga bidang sosial lainnya termasuk pembangunan taman bacaan ini," Kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan Musa Rajekshah di Medan, Rabu.

Salah satu markas yang dilengkapi dengan taman bacaan yang dibangun adalah di Kelurahan Tegalsari Mandala III Kecamatan Medan Denai dengan memanfaatkan lahan kosong guna kepentingan masyarakat.

"Keberadaan markas dan taman bacaan PMI ini untuk membantu pemerintah. PMI tidak saja donor darah tetapi juga bergerak di bidang sosial lainnya dan kami harap taman bacaan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap PMI yang memprakarsai pembangunan markas di kecamatan yang dilengkapi dengan taman bacaan.

"Dibangunnya markas PMI di Kecamatan Medan Denai yang dilengkapi dengan taman bacaan sangat baik sekali karena kecamatan ini merupakan pelopor pembangunan, dan berharap kecamatan lain dapat mengikutinya," katanya.

Ia mengatakan, dengan adanya taman bacaan itu, akan sangat membantu pengembangan wawasan masyarakat, selain dapat dijadikan sebagai tempat pertemuan bagi masyarakat setempat.

"Kalau masyarakat ingin sehat mari mendonorkan darah minimal tiga bulan sekali, karena mendonorkan darah selain berpahala juga menjadi sehat dan awet muda," katanya. 

Pewarta: juraidi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026