Medan (ANTARA) - Sebanyak 3.950 peserta bersaing masuk Universitas Negeri Medan (Unimed) tahun akademik 2026 lewat jalur seleksi Mandiri yang digelar selama dua hari dari 14 hingga 15 Juli 2026.
Rektor Unimed Prof Baharuddin di Medan, Selasa, mengatakan, ke-3950 peserta tersebut bukan hanya berasal dari Sumatera Utara, namun juga dari berbagai daerah di Indonesia.
"Mereka bersaing masuk Unimed. Ujian digelar di 10 lokasi ujian di lingkungan Unimed yang tersebar dalam 36 ruangan, di mana seluruh ruang ujian memiliki kapasitas total 685 peserta, Hasil seleksi akan diumumkan secara daring pada 22 Juli 2026 melalui kanal resmi Unimed," katanya.
Jalur seleksi Mandiri merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan secara mandiri oleh Universitas Negeri Medan.
Seleksi itu memberikan kesempatan kepada lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat untuk melanjutkan pendidikan pada program studi yang tersedia di UNIMED.
Ia mengatakan, ada 10 program studi yang tercatat sangat diminati yakni Prodi Manajemen sebanyak 581 peminat, Oendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 504 peserta, Kedokteran 454 peserta, Gizi 442 peserta, Akuntansi 429 peserta, Ilmu Komputer 405 peserta.
Kemudian Program Studi Teknik Sipil 359 peserta, Bisnis Digital 297 peserta, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi 237 peserta, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 233 peserta.
"Sebanyak 222 petugas terlibat dalam pelaksanaan ujian Mandiri UNIMED 2026. Petugas tersebut terdiri atas penanggung jawab lokasi, pengawas, pengawas teknologi informasi, administrator server, administrator sistem, administrator jaringan, dan petugas lokasi," katanya.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran pelaksanaan UTBK-Mandiri, Unimed turut berkoordinasi dengan PLN dalam menjaga kestabilan pasokan listrik. Pelaksanaan ujian juga mendapat dukungan pengamanan dari petugas Kepolisian dan TNI, serta kesiagaan satu unit ambulans PMI untuk mendukung pelayanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.
UNIMED berkomitmen menyelenggarakan UTBK-Mandiri 2026 secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Peserta diingatkan agar tidak mempercayai pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan karena hasil seleksi sepenuhnya ditentukan berdasarkan kemampuan peserta dan ketentuan yang berlaku.
Pewarta: JuraidiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.