Tapanuli Selatan,8/11(Antarasumut)-Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu mengingatkan perangkat desa untuk tidak bermain-main dengan Dana Desa atau DD.

"Tolong konsentrasi dalam penggunaan DD," tegas Bupati Syahrul M.Pasaribu mengingatkan seluruh aparat desa saat Kunjungan Kerja (Kunker) resminya di dua Kecamatan, Batang Angkola dan Angkola Selatan, Selasa.

Setiap dalam penggunaan DD kajiannya harus tepat sasaran sehingga betul betul bermanfaat bagi masyarakat itu sendiri, baik dalam bentuk fisik maupun bentuk lainnya.

Di dua pertemuan Bupati dua periode dengan aparat desa di Kantor Camat Batang Angkola dan Angkola Selatan mengimbau seluruh aparat desa (kades, lurah, sekdes) agar tetap bersinergi dengan badan permusyawaratan desa atau BPD.

"Sinergitas antara aparat desa, BPD dan Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten penting dalam perjalanan program pembangunan," sebut Syahrul.

Aparatur mulai dari tingkat desa/kelurahan hingga tingkat Kabupaten harus bisa sinkron untuk menjaga tumpang tindihnya sebuah program pembangunan.

"Program pembangunan dapat terimbas apabila sinkronisasi antara aparat desa dan Kabupaten tidak ada, bahkan, berpotensi memperlambat akselerasi atau percepatan pembangunan daerah itu sendiri," jelasnya.

Bupati Tapanuli Selatan Syahrul selaku tim pengarah dalam Kunker tersebut selalu mengikut sertakan Wakil Bupati Aswin Efendi Siregar, dan Plt Sekda Marasaud dan Camat daerah dikunjungi.

Turut dalam rombongan pihak  DPPKAD, PU, Pemdes, Tarukim, Pertanian, Pendidikan, Inspektorat, Kabag Pembangunan, Bappeda, Perpustakaan dan Arsip dan Dokumentasi, serta Kabag Humas.

Harapan Syahrul, dalam rangka akselerasi pembangunan 2017 harus aparatur mulai desa/kelurahan hingga tingkat kabupaten  sudah  betul betul sinkron. Mengingat, anggaran fisik bersumber  dana desa nantinya lebih besar dibanding anggaran fisik di Dinas PU.

Terkait semakin dekatnya jadwal Pemilihan Kepala Desa serentak dihelat Desember 2016, Bupati mengingatkan seluruh Calon Kades untuk bisa menjaga persatuan dan kesatuan di daerahnya masing-masing.

"Jangan sampai persoalan Pilkades sampai menciptakan rasa tidak nyaman antar warga, justeru sebaliknya pesta demokrasi Pilkades dijadikan sebagai momen mempererat silaturrami antar warga," ajaknya.

Disampaikan Bupati, kemajuan pembangunan bisa terjaga dan maju sepanjang masyarakat itu mampu menjaga kondusifitas daerahnya masing-masing.



Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026