Aekkanopan, 27/10 (Antarasumut) - Sebanyak 82 kepala desa (Kades) se-Labuhanbatu Utara (Labura) mengikuti pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim).
Diklatpim selama 4 hari itu dilaksanakan di markas Kompi B 126/KC Damuli Kecamatan Kualuhselatan.
Acara itu dibuka staf ahli Bupati Labura Sukisman SSos, Rabu. Hadir dalam acara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMD) Marwasnyah SH, Danki 126/KC Lettu J Sembiring.
Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa M Nur Lubis kepada wartawan di sela kegiatan menyebutkan, diklatpim itu dilakukan untuk menempa para kades menjadi pemimpin yang sehat jasmani dan rohani, disiplin dan bertanggung jawab guna mendorong terwujudnya pemerintahan yang baik (good governance).
Lebih lanjut disebutkannya, selama diklatpim peserta diberikan pelatihan fisik dan samapta.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan materi tata cara pengambilan kebijakan dalam memimpin, pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, kejuangan (bela negara), komunikasi publik dan cara penanganan masalah yang muncul di desa/ kelurahan.
"Materi pokok diberikan melalui ceramah dan diskusi kelompok oleh penceramah dari BPMPD, Inspektorat, DPRD dan Koramil 01 Aekkanopan. Semua peserta diwajibkan aktif dalam diskusi kelompok," ucap Lubis.
Diharapkan melalui kegiatan ini, para kepala desa mendapat pemahaman dalam mengelola dan pemerintahan desa juga dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Komandan Kompi B 126/ KC Damuli Lettu J. Sembiring mengatakan, selama kegiatan berlangsung pihaknya membekali peserta dengan peraturan militer dasar (Permildas) berupa peraturan baris berbaris (PBB), peraturan penghormatan militer (PPM).
"Selama kegiatan peserta menginap di asrama Kompi untuk ditempa kedisiplinan seperti bangun pagi, tidur malam, istirahat dan kepemimpinan cara ambil apel pagi," terang Sembiring.
Pewarta: SukardiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.