Labuhanbatu, 29/9 (Antarasumut) - Acara pisah sambut Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP. WS Muchtar Hasibuan kepada AKP. Mulizaldi SIK diawali dengan mengheningkan cipta untuk Almarhum AKP. Thomas Perangin-angin.

Polres Labuhanbatu turut berbela sungkawa dan memberi penghormatan terakhir pada saat pisah sambut itu. Seluruh personil Polres Labuhanbatu yang hadir tampak hening selama 1 menit sebelum Kapolres Labuhanbatu AKBP. Teguh Yuswardhie SIK menyampaikan kata-kata sambutan dan arahannya, Kamis.

Almarhum AKP. Thomas Perangin-angin meninggal dunia akibat serangan jantung pada persiapan sertijab Kapolsek Torgamba dari AKP Eduar Tobing. Dan penjabat sementara Kapolsek Torgamba Polres Labuhanbatu yakni AKP. Guntur M Siagian.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Labuhanbatu AKBP. Teguh Yuswardhie SIK mengatakan, sertijab adalah hal yang biasa dalam kepolisian RI. Itu merupakan suatu siklus. "Ada yang datang dan pergi," katanya.

Dia menuturkan, serah terima jabatan bisa membawa perubahan yang baru di Polres Labuhanbatu, karena kedepannya tugas kepolisian semakin berat dan Polri dituntut untuk lebih profesional.

Sesuai instruksi Kapolri Jendral Tito Karnavian, Polisi dicanangkan Promoter (profesional, modern dan terpercaya). Program itu sejalan dengan visi dan misi pemerintah, tentang peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Disamping itu, Teguh menyampaikan, Polres Labuhanbatu ranking pertama dalam pelaporan di Polda Sumut dan ranking ke-lima sejajaran Polres.


Demikian, guru terbaik adalah pengalaman, dengan pengalaman kita mengetahui hal-hal apa yang harus dilakukan untuk lebih baik. "learning by doing adalah guru yang baik, lalu terapkan dengan cara ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi)," katanya.

Sementara itu, AKP. WS Muchtar Hasibuan menerima pencopotan jabatannya sebagai Kasat Lantas di Polres Labuhanbatu dan dimutasi ke bagian Humas Polda Sumut.

Menurut dia, amanah dalam mengemban tugas tersebut telah dijaganya dengan baik selama bertugas di Satlantas Polres Labuhanbatu dan mutasi ini sebagai introspeksi diri untuk kedepannya agar lebih profesional.

"Ini pelajaran berharga untuk saya dan juga mendekatkan dengan keluarga saya. Suatu saat saya akan kembali ke Satlantas," kata Muchtar disela-sela acara pisah sambut.

Muchtar menyatakan akan mendukung program yang sudah berjalan di Poldasu, sesuai dengan fungsi dan jabatannya.

Sebelumnya, AKP. WS Muchtar Hasibuan dicopot dari jabatannya sebagai Kasat Lantas Polres Labuhanbatu. Pencopotan tersebut, akibat empat personil Satlantas Polres Labuhanbatu melakukan pungutan liar di jalur lintas Sumatera (Jalinsum) Kabupaten Labuhanbatu Selatan, aksi tersebut direkam dan tersebar di media sosial.


Pewarta: Kurnia Hamdani
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026