"Akibat gangguan panen, maka bukan saja harga jual dari petani naik, tetapi juga menggangu ketersediaan di pedagang pengumpul"
Medan, 7/9 (antarasumut) - Bulog Sumut akan terus melanjutkan operasi pasar atau OP cabai merah dan gula pasir menyusul naiknya kembali harga komoditas itu di pasar daerah tersebut.

"OP lanjutan sudah dimulai, Selasa 6 September di Pasar Petisah dan akan terus dilanjutkan hingga harga bahan kebutuhan itu kembali stabil," kata Kepala Perum Bulog Sumut, Fatah Yasin di Medan, Rabu,

Harga cabai di pasar Medan sudah menembus Rp65.000 hingga Rp70.000 per kg dan gula pasir paling murah Rp17.000 per kg.

"Harga yang naik itu akan diupayakan dinormalkan kembali dengan cara melakukan OP. Minimal OP bisa meredam harga agar jangan naik lebih tinggi lagi," katanya.

Dalam OP, Bulog Sumut menjual harga cabai merah seharga Rp53.000 per kg dan gula pasir Rp13.000 per kg.

Fatah memastikan, OP tidak akan bermasalah atau terhambat karena stok cukup tersedia.

Untuk pengadaan stok cabai merah, ujar Fatah, Bulog membeli dari sentra produsen di Karo dan Batubara.

Sementara gula, memang masih ada stok yang diperoleh dari jatah "Pusat".

Fatah Yasin menduga kenaikan harga cabai merah terkait akan adanya Idul Adha awal pekan depan dan termasuk adanya lagi erupsi Gunung Sinabung, di Karo yang merupakan satu dari sentra utama cabai merah di Sumut.

"Untuk mendapatkan harga murah sehingga bisa di OP-kan, Bulog dewasa ini kembali aktif membeli cabai merah secara langsung ke sentra-sentra produsen. Cabai merah memang masih belum bisa distok lama dalam keadaan segar karena keterbatasan fasiltas, tetapi penyimpanan dalam jangka panjang sedang diusahakan," katanya.

Salah seorang pemasok barang kebutuhan dari Karo, K Tarigan, menyebutkan, harga cabai yang mahal dipicu rusaknya sejumlah hasil panen akibat terjadi lagi erupsi Gunung Sinabung serta adanya curah hujan yang tinggi di Karo.

"Akibat gangguan panen, maka bukan saja harga jual dari petani naik, tetapi juga menggangu ketersediaan di pedagang pengumpul. Sebaliknya dewasa ini, permintaan cabai merah meningkat untuk keperluan Idul Adha," katanya. 

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026