Medan memiliki banyak legenda, diantaranya legenda Putri Hijau, Meriam Puntung dan kisah NagaMedan, 27/7 (Antara) - Penerbit diharapkan dapat menerbitkan buku-buku yang menceritakan tentang legenda Kota Medan, sehingga masyarakat luas terutama kaum muda lebih mengenal tentang tokoh dan sejarah kota itu.
"Medan memiliki banyak legenda, diantaranya legenda Putri Hijau, Meriam Puntung dan kisah Naga. Gramedia yang merupakan salah satu toko buku di Kota Medan, diharapkan dapat menerbitkan legenda-legenda Kota Medan tersebut yang sudah mulai sedikit ditemukan," kata Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, di Medan, Rabu.
Hal itu ia sampaikan saat menerima audiensi Gramedia Reading Community Competition yang berencana akan memberikan award kepada para juara Gramedia Reading Community Competition pada 6 Agustus 2016.
Akhyar mengatakan, anak-anak pada saat ini sudah mulai jarang menggunakan buku untuk membaca, kebanyakan anak-anak saat ini menggunakan gadget untuk membaca dan menambah wawasan.
Ia juga menyampaikan baru saja meninjau taman baca di Kecamatan Medan Area yang dikelola secara sederhana namun cukup membuat tenang pengunjungnya.
"Taman baca tersebut berada dipinggir sungai, kemudian dikelola oleh camat dan lurah daerah tersebut dan dibangun kolam ikan agar menambah kesan nyaman bagi para pembaca. Lokasi taman tersebut tepatnya di Tegal Sari Mandala III," katanya.
Menanggapi penggunaan gadget untuk membaca dan menambah wawasan, General Manager Gramedia Sumatera Syaiful Bahri mengatakan, akses gadget di kota memang mudah, namun untuk daerah yang digarap komunitas pengikut kompetisi ini jauh dari akses penggunaan gadget.
Komunitas yang mengikuti kompetisi ini pada khususnya menjangkau anak-anak yang berada dikampung, yang kebanyakan membantu orang tuanya di ladang.
"Untuk daerah anak-anak tersebut, akses penggunaan gadget sangat sulit, untuk itu kita dukung mereka dalam meningkatkan minat baca dalam menambah wawasan mereka," katanya.
Pewarta: JuraidiEditor : Fai
COPYRIGHT © ANTARA 2026