Pandan, 5/6 (Antarasumut) - Satu hari menjelang bulan suci Ramadhan di Pandan, Tapanuli Tengah, harga daging sapi dan kerbau Rp140 ribu/kg. 

Harga tersebut melonjak Rp20ribu dari harga biasanya. Akibat kenaikan harga daging tersebut, minat masyarakat Tapteng khususnya yang ada di Pandan untuk mengkonsumsi daging tersebut berkurang.

Menurut Muhiddin Siregar salah seorang penjual daging kerbau di Pandan mengatakan, sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Tapteng khususnya yang beraga Islam untuk membeli daging sapi atau kerbau menjelang malam puasa tiba. 

Hanya saja untuk tahun ini jumlah pembeli berkurang, karena harga daging kerbau dan sapi naik drastis, akibatnya berkurang pembeli.

Ia mengakui, untuk harga kerbau 1 ekor dengan berat 100 kg, mereka beli kisaran harga Rp12-13juta, itupun sudah sulit mendapatkannya. 

“Kami sudah mencari lembu dan kerbau sampai ke pelosok desa agar dapat harga yang murah, namun tetap juga harganya sama. Makanya kami banyak yang join sesama pedagang, karena takut tidak terjual 1 ekor. 

Sedangkan untuk harga tulang sup Rp60ribu/kg, dan bagian dalam Rp50ribu,”terangya.
Hasil pantuan Antara di Pasar Pandan, jumlah pedagang daging berkurang jumlahnya jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. 

Biasanya para penjual daging musiman ini selalu ramai bahkan sampai ke pembatas jalan umum. Namun kali ini, mereka hanya ada disekitar pasar saja, dan jumlahnya juga sedikit. 



Pewarta: jason
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026