persoalan yang menjadi kendala harga jual hasil panen tani yang belum bisa mencukupi untuk keperluan rumah tangga
Padangsidimpuan 5/6 (Antarasumut)- Petani tomat di Desa Pintu Langit, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu juga merasakan kendala yang sama seperti petani lainnya, yaitu, persoalan yang menjadi kendala harga jual hasil panen tani yang belum bisa mencukupi untuk keperluan rumah tangga.

Ya, untuk kondisi sekarang hampir sama (petani lainnya, apalagi harga ini relatif lebih murah, jika penjualan langsung dari petani ke pedagang, ucap Justin Batubara, petani tomat kepada Metro Tabagsel, Sabtu lalu.

Ia juga menambahkan, harga tomat untuk saat ini cuma Rp 2 ribu per kg, Sementara harga jual dari pedagang ke konsumen sekitar Rp 5 ribu per kg, Ya, itu kondisi sekarang, kalau harga yang paling tepatnya Rp3000 baru cukup untuk kalangan petani tomat, katanya.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan kendala lain yang dirasakan petani tomat adalah hama dan cuaca di lokasi tanaman, apabila cuacanya tidak bagus, maka akan berdampak terhadap hasil panen. Itulah, semua berjatuhan akibat angin kencang, dan itu secara tidak langsung yang dirasakan petani, bebernya.

Harapannya, Pemerintah Daerah bisa membuat talangan kepada petani, apabila harga jual semakin rendah, yang kita harapkan seperti itu, supaya kita-kita (petani) bisa tetap bertahan, tambahnya.



Pewarta: Khairul Arief
: khairularief

COPYRIGHT © ANTARA 2026