"Masih belum ada laporan serius gangguan penanaman di masa pancaroba. Dinas Pertanian Sumut sendiri sudah melakukan beberapa langkah untuk pengamanan penanaman dan panen padi,"
Medan, 19/4 (Antara) - Produksi padi di Sumatera Utara pada Februari 2016 sudah mencapai 436.871 ton dengan produksi terbesar dari Deliserdang, Langkat dan Serdang Bedagai.

Kepala Sub Bagian Program Dinas Pertanian Sumut, Marino di Medan, Selasa, mengatakan, produksi padi di Deliserdang mencapai 93.441 ton.

Sementara panen terbesar lainnya dari Kabupaten Langkat sebanyak 44.567 ton dan Serdang Bedagai 36.692 ton.

Menurut dia, Deliserdang, Langkat dan Serdang Bedagai memang selalu menjadi produsen terbesar padi di Sumut.

Marino menyebutkan hingga dewasa ini, belum ada gangguan berarti pada produksi padi meski kemarau panjang masih melanda sebagian daerah.

Dia menyebutkan, target tanam padi Sumut pada Oktober 2015 hingga Maret 2016 seluas 416.496 hektare.

Adapun realisasi penanaman hingga minggu ketiga Januari 2016 sudah 62,50 persen atau 261.547 hektare.

"Masih belum ada laporan serius gangguan penanaman di masa pancaroba. Dinas Pertanian Sumut sendiri sudah melakukan beberapa langkah untuk pengamanan penanaman dan panen padi," kata Marino.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mendorong petani agar langsung melakukan penanaman usai melakukan panen.

Kemudian pengawalan dengan pendampingan ke petani juga dilakukan mengingat pemerintah menargetkan pada tahun 2017 Indonesia sudah swasembada pangan.

Perbaikan Irigasi juga terus diperhatikan serius termasuk pengadaan pompa air untuk petani di lahan non irigasi.

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026