Samosir, Sumut, 2/3 (Antara) - Pelayanan medis di RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, terkendala akibat kurangnya obat.


"Banyak yang kosong. Persoalan ini tak kunjung selesai," ujar Direktur RSUD, dr Nimpan Karo-karo di ruang kerjanya di Pangururan, Rabu.


Sementara kebijakan Pemerintah Pusat sesuai Permenkes No. 73 tahun 2014 tentang pengadaan obat-obatan berdasarkan katalog elektronik atau E-Catalog, belum bisa dilakukan.


Untuk itu, manajemen RSUD meminta petunjuk ke Kementerian Kesehatan, LKPP, Bupati dan Ketua DPRD setempat.


Terkait keluhan masyarakat terhadap sumber daya manusia yang memberikan pelayanan medis di RSUD ini, Nimpan mengakui masih ada kekurangan.


Pihaknya menyarankan agar dilakukan kembali uji kemampuan bagi dokter dan perawat, yang tidak memenuhi standar supaya tidak dipekerjakan lagi.


Upaya ini dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien umum dan peserta BPJS Kesehatan. ***4***


(T.KR-WRS/B/B012/B012) 02-03-2016 18:48:25


Pewarta: Waristo
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026