Rantauprapat, 16/2 (Antarasumut) - Ikan Terubuk merupakan spesies ikan akademik yang ada di Kabupaten Labuhanbatu dan merupakan salah satu dari spesies ikan terubuk yang ada di dunia.

"Kita sangat beruntung memiliki spesies ikan ini dan di Kabupaten Labuhanbatu ikan ini hanya ditemukan di perairan Sei Berumun," kata Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Labuhanbatu Ir. H. Leo Sunarta, M.MA, Selasa.

hal itu ia sampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi Dokumen Analisis Kebijakan Tentang Perlindungan Ikan Terubuk di Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Gedung PKK Labuhanbatu Jalan. Wr. Soepratman Rantauprapat.

Seperti kita ketahui bersama bahwa Ikan Terubuk setiap tahunnya terus mengalami penurunan hasil tangkapan oleh nelayan.

Hal ini bisa disebabkan oleh kegiatan penangkapan yang kurang memperhatikan dampak kelangsungan hidup ikan serta kondisi kualitas perairan yang semakin menurun. 

Dalam hal ini kita tidak menginginkan Ikan Terubuk yang merupakan Ikan Khas Kabupaten Labuhanbatu akan punah dan anak cucu kita hanya mendengar cerita tanpa melihat secara langsung.

Lebih lanjut Leo Sunarta mengatakan, beberapa tahun ini Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Labuhanbatu bersama dengan Universitas Riau, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara telah berusaha untuk melestarikan Ikan Terubuk dengan melaksanakan penelitian dan sosialisasi. 

Kegiatan hari ini merupakan langkah awal untuk tahapan-tahapan selanjutnya yang harus dilakukan demi tercapainya tujuan yang kita harapkan yaitu perlindungan terbatas bagi penangkapan Ikan Terubuk.

Dengan adanya Sosialisasi ini Leo Sunarta mengharapkan agar para peserta sosialisasi dapat mengikuti dan mendengarkan dengan sungguh-sungguh apa yang disampaikan oleh narasumber sehingga kelak apa yang dihasilkan dalam kegiatan ini membawa kebaikan bagi kita semua.

Terutama bagi saudara sekalian para nelayan penangkap Ikan Terubuk dan keinginan bersama kita untuk melestarikan Ikan Terubuk dapat terwujud bagi perbaikan ekosistem perairan.



Pewarta: Tanjung
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026