Kepala SKPD Jangan hanya duduk dibelakang meja saja, turun dan lihat kondisi lapangan, bangun, bergerak, bersama-sama, saya walikota fighter (petarung).
Tebing Tinggi,27/1(antarasumut)- Kita semua harus mau merubah Mindset tampa terkecuali apakah itu aparatur Pemerintah Kota maupun masyarakat Kota Tebing Tinggi untuk menuju Kota Bersih dan Sehat selamanya, bukan hanya sekedar mengejar berbagai penghargaan semata.
Nada tegas ini disampaikan Walikota Kota Tebing Tinggi dalam pertemuan lengkap dengan semua pimpinan SKPD se Kota Tebing Tinggi guna mensukseskan program Tebing Tinggi Kota Bersih, Sehat dan tertib, Rabu (27/1) di Lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang dihadiri Kapolres Tebing Tinggi AKBP.Slamet Loesiono.
Disampaikannya dengan sedikit nada meninggi, jika melihat kondisi saat ini keadaannya Tebing Tinggi ini jika klub bola seperti Chelse baru habis juara konpetisi, berikutnya kini melorot di urutan 14, Tebing Tinggi baru saja mendapatkan piala Adipura, Kota Sehat dan Wahana Tata Nugraha.
Kok kondisinya seperti ini sekarang, hal ini tidak benar, perubahan mindset harus dilakukan secara keseluruhan tampa terkecuali dan itu harus dilakukan mulai dari sekarang, tidak menunggu-nunggu lagi saya ingin dan beri waktu selama 1 minggu semua harus lebih baik dari hari ini, ujarnya.
Dikatakannya, saya ini Walikota fighter(petarung) bukan hanya duduk-duduk dibelakang meja, klamak-klemek kata orang jawa, saya ingin semua bangun, bergerak dan maju bersama-sama membangun kota ini.
Kepala Dinas, Kepala Badan, Camat, Lurah jangan hanya duduk dikantor lihat dan langsung kelapangan kondisinya bagaimana, ajak semua komponen masyarakat bersama-sama bertanggungjawab terhadap kota ini, jangan pernah bertanya apa untungnya buat saya, jika saya lakukan seperti ini, katanya.
Saya minta, kepada semua instansi dilingkungan Pemko Tebing Tinggi, masalah kebersihan bukan semata-mata tanggungjawab Dinas Kebersihan Pertamanan (DKP) saja, tetapi semua instansi, masakan urusan kebersihan Pasar (Pajak) DKP juga, ya Dispenda lah.
Urusan Kebersihan Terminal juga DKP ini tidak benar itu urusan Dishub, sampah disungai Bahilang juga urusan DKP mestinya urusan PU yang nanganinya kan ada seksi pengairan, kantor-kantor kebersihannya urusan kepala SKPD jangan sdemua diserahkan ke DKP.ujarnya.
Camat, Lurah juga harus peka terhadap wilayahnya, masakan ada toko yang permanen ditengah kota keranjangsampahnya sisa bekas keranjang kol dari bambu, ini tidak betul, dimana camat dan lurahnya.
Dikatakan Walikota, semua yang dilakukan bukan semata-mata hanya untuk mengejar penghargaan ini dan itu, tetapi Bersih, Sehat dan tertib itu kita jadikan sebuah budaya bersama sepanjang masa dan terus kita wariskan untuk anak cucu, bukan bersifat insedental.
Kapolres Tebing Tinggi AKBP.Slamet Loesiono, budaya bersih, sehat, tertib itu dimulai dari diri sendiri, lingkungan dan kelurahan, kecamatan, kota dan seterusnya.
Dan itu sudah saya lakukan dimulai dari lingkungan Polres Tebing Tinggi, secara bertahap bisa pasti bisa dilakukan yang terpenting ada kemauan kita bersama-sama membangun Kota Tebing Tinggi ini, saya tidak pernah berfikir 1 atau 2 tahun saya bertugas disini, selagi saya ada di Tebing Tinggi saya akan lakukan yang terbaik, ujarnya.
Ditegasnya jika Instansi manapun memerlukan bantuan tenaga personil Polres Tebing Tinggi, saya akan siap memberikan bantuan, tidak saja bidang keamanan, jika kita semua tertib, mudah-mudahan segala sesuatunya berjalan lancar.
Pewarta: Dhani Elison: Dhani Elison
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.