Medan (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan mengingatkan para jamaah haji asal Sumatera Utara tetap menjaga kesehatan setelah kembali dari tanah suci.

"Kami ingatkan bapak ibu tetap menjaga kesehatan," tutur perwakilan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan dr Nyoman Rima Ayu Pujiastuti saat menyambut 357 haji Kloter 11 Debarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Ahad.

Lantas pihaknya menyampaikan tiga poin penting yang harus diperhatikan oleh jamaah haji asal Sumatera Utara setelah tiba di kampung halaman masing-masing.

Yakni melakukan isolasi mandiri selama 21 hari ke depan, segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan kesehatan, serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Jika mengalami gejala, seperti demam, batuk, pilek atau sesak napas, segera berobat ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat. Sampaikan bapak ibu merupakan jamaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci," jelasnya.

Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan menyatakan, 357 haji Kloter 11 Debarkasi Medan terdiri atas tujuh kabupaten/kota dari dua provinsi, yakni Medan (211), Tanjung Balai (127), Padangsidimpuan (4), dan Mandailing Natal (3), Deli Serdang (2), Simalungun (2), Asahan (1) di Sumatera Utara, dan mutasi dari Padang (1) di Sumatera Barat serta petugas kloter (6).

"Selain itu, tetap gunakan masker saat berinteraksi dengan banyak orang, dan terapkan pola hidup sehat," kata dr Nyoman lagi.

Ketua PPIH Debarkasi Medan Zulkifli Sitorus mengatakan, seluruh rangkaian acara penyambutan para jamaah haji kloter 11 ini masing-masing akan menerima paspor.

Kemudian, air zamzam kemasan lima liter, dan barang bawaan sesuai dengan nomor manifes sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing.

Diketahui, sebanyak 5.965 haji asal Sumatera Utara akan melakukan fase pemulangan melalui Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang mulai 2 hingga 21 Juni 2026.

"Kepulangan kloter 11 ini menjadi momentum berakhirnya perjalanan spiritual yang penuh makna, dan sekaligus awal pengabdian di tengah masyarakat," papar Zulkifli.

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026