Rantauprapat, Sumut, 20/11 (Antara) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara menemukan 52 lembar surat suara Pilkada serentak daerah itu yang diketahui rusak pada hari pertama pensortiran.


Ketua KPU Labuhanbatu, Ira Wirtati di Rantauprapat, Kamis menjelaskan, kategori surat suara rusak yang mereka temukan berbagai macam, diantaranya koyak, tidak berwarna, bercak-bercak, hilangnya tulisan dibagian belakang surat suara.


"Hanya 52 lembar yang rusak," katanya.


Ia mengatakan pada pensortiran yang dilakukan sekaligus pelipatan surat suara selama dua hari berjalan lancar dan aman.


"Lancar dan aman. Kalau tidak ada halangan, kemungkinan besok selesai semua," tambahnya.


Untuk menyelesaikan pensortiran maupun pelipatan surat suara, pihaknya mempekerjakan sekitar 70 warga setempat yang dibagi menjadi 5 tim dengan ketentuan usia minimal 20 tahun.


"Untuk menghindari hal-hal yang membahayakan surat suara, pekerja diberi kartu tanda pengenal serta bimbingan sebelum bekerja," katanya.


Sebelumnya, KPU Kabupaten Labuhanbatu menerima 300.265 lembar surat suara termasuk 2,5 persen untuk masing-masing DPT TPS dengan rincian 150 kotak berisi masing-masing 2000 lembar dan 1 kotak berisikan 265 lembar surat suara.


Selain itu, diterima juga 1 kotak berisikan 2000 lembar surat suara untuk persiapan pemungutan ulang.


"Khusus untuk surat suara pemungutan ulang tidak kita lipat, ketika memang ada pemungutan ulang, baru kita sortir," katanya.***2***





(T.KR-JRD/B/M019/M019) 20-11-2015 16:00:34

Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026