Binjai, Sumut, 2/7 (Antara) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Binjai, Sumatera Utara, menggelar pasar murah selama 10 hari di Gedung Olahraga setempat guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

"Kita gelar pasar murah ini selama sepuluh hari," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Binjai Tengku Syarifuddin, di Binjai, Kamis.

Pasar murah menjual kebutuhan pokok ini dilakukan hingga 8 Juli mendatang. Yang dijual beras, kacang tanah, minyak goreng, tepung terigu, gula, mentega, telur ayam hingga syirup.

"Yang kita jual keseluruhannya di sini lebih murah dari harga di pasaran, sehingga banyak warga yang datang kemari untuk berbelanja kebutuhan pokok," katanya.

Penjualan terhadap kebutuhan pokok ini dimulai dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan membawa fotocopi KTP, agar diketahui indititas dari kecamatan mana berasal.

Syarifuddin menjelaskan kebutuhan pokok yang diperjualbelikan itu seperti beras seharga Rp14.000 untuk dua kilogram, tepung terigu Rp12.000/dua kilogram, mentega ukuran 250 gram dijual Rp13.000 per dua bungkus.

Selain itu untuk minyak goreng kemasan dengan ukuran dua liter dijual dengan harga Rp19.000, telur ayam 10 butir dijual Rp6.500, kacang tanah Rp20.500 per kilogram, dan syirup Rp26.000 per dua botol.

"Pasar murah ini sengaja digelar Pemerintah Kota Binjai pada kepemimpinan Wali Kota Muhamamd Idaham untuk mengantisipasi lonjakan harga yang biasa terjadi menjelang Lebaran," katanya.

Pasar murah ini juga hanya dikhususkan bagi warga Binjai, dan bukan warga di luar kota itu.

Selama operasi pasar murah dilaksanakan instansinya mempersiapkan 15 ton gula pasir, delapan ton tepung terigu, dua ton mentega, 12.000 liter minyak goreng, 75.000 butir telur ayam, 18 ton beras, 9.000 botol syirup dan lima ton kacang tanah.

Diperkirakan semua stok kebutuhan pokok ini bis mencukupi selama pasar murah digelar dan bila memungkinkan akan dilakukan penambahan. ***4***
(T.KR-IFZ/B/T. Susilo/T. Susilo)

Pewarta: Imam Fauzi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026