Langkat, Sumut, 9/6 (Antara) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Langkat Sumatera Utara menyatakan nelayan di daerah itu mengoperasikan 6.829 kapal motor dengan kapasitas hingga 20 GT untuk menangkap ikan.

"Dengan jumlah kapal itu, ikan hasil tangkapan nelayan mencapai 26.000 ton per tahun," kata Pelaksana Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Langkat Tajruddin Lubis di Stabat, Selasa.

Tajruddin menyebutkan 6.829 kapal itu terdiri dari 1.093 kapal perahu tanpa motor, kemudian 3.923 kapal motor berbobot 0-5 gross ton (GT), 2.546 kapal motor 5-10 GT dan 360 kapal motor 10-20 GT.

Sementara ikan yang dihasilkan berupa ikan kerapu, kakap, bawal, jenahar, gembung, belanak dan lainnya.

Ia menyebutkan saat ini instansi yang dipimpinnya sedang melakukan pendataan ulang terhadap kapal-kapal motor tersebut terutama kapal motor berbobot lima GT.

Tajruddin menjelaskan selain produksi ikan, Kabupaten Langkat yang mempunyai pantai sepanjang 100 kilometer mulai Kecamatan Secanggang hingga Pematang Jaya yang berbatasan dengan Aceh, juga memproduksi udang.

Berdasarkan data tahun 2014, produksi udang windu dari daerah itu juga dikirim ke berbagai negara dan daerah lain di Indonesia yang mencapai 845,30 ton.

Sementara untuk udang vaname yang merupakan jenis yang dikembangkan para nelayan di berbagai areal pertambakan, produksinya mencapai 492.738 ton.

"Ada juga hasil produksi nelayan Langkat dari pertambakan berupa kepiting soka yang mencapai 581,70 ton," katanya.***1***
(T.KR-IFZ/B/A. Salim/A. Salim) 09-06-2015

Pewarta: Imam Fauzi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026