�Kita sudah mengamankan kelimanya yang terdiri atas empat orang pelaku judi Jackpot dan satu orang pejudi togel,� tegas Kasubbag Humas Polres Taput, Aiptu W Baringbing, Sabtu, di Tarutung.
Para pelaku judi jackpot yang diamankan masing-masing berinisial HM (47), warga Narumonda, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Tobasamosir. Dua orang warga Desa Simarigung, Humbanghasundutan berinisial NP (37), dan SS (39), serta satu lainnya berinisial TN (27), warga Desa Sampoara, Kecamatan Oloan Samosir. Sementara, satu orang pelaku judi togel merupakan warga Kecamatan Pangaribuan, Taput.
Lokasi penangkapan kelima pejudi tersebut, kata Baringbing, tersebar di sejumlah Kecamatan se-Taput. Diantaranya, dari Kecamatan Tarutung tepatnya di Desa Siualuompu, dari Desa Pansurnapitu Kecamatan Siatasbarita, serta dari Desa Simatajau Kecamatan Pangaribuan, Taput.
�Sejumlah barang bukti dari lokasi penangkapan, yakni 13 unit mesin Jackpot dan beberapa berkas rekap togel, telah kita sita dalam operasi Bina Kesuma digelar Polres Taput,� ujarnya.
Baringbing menyebutkan bahwa para pelaku yang ditangkap adalah mereka yang tertangkap tangan dalam aktivitas perjudian, serta mereka yang menyediakan tempat untuk praktek judi tersebut.
Sementara, mengenai satu sasaran penitikberatan operasi dimaksud, yakni penindakan premanisme, Baringbing mengaku jika pihaknya belum mendapatkan hasil. Sebab, tindak premanisme di daerah itu sudah semakin minim.
Sebab, menurut Baringbing, sebelum operasi digelar, pihak Kepolisian sudah mengamankan 23 orang preman yang berdasarkan informasi masyarakat kerap melakukan pungutan liar. Namun, karena tidak ditemukan barang bukti yang menguatkan tindak pidana berupa senjata tajam atau alat lainnya. Maka, mereka sudah dilepaskan, setelah mendapatkan pembinaan dari petugas.
�Intinya, operasi yang kita gelar semata-mata sebagai upaya pihak Kepolisian dalam menciptakan Tapanuli Utara yang kondusif,� pungkasnya.
Pewarta: Rinto AritonangEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.