Langkat, Sumut, 24/2 (Antara) - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sepakat memerangi narkotika dan obat-obatan berbahaya (Narkoba) yang semakin marak terjadi di daerah itu.

         "Kita sepakat untuk memerangi narkoba," kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Langkat Ajun Komisaris Besar Polisi Dwi Asmoro, di Stabat, Selasa.

         Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan yang digagas Kapolres bersama dengan Kajari Henderi, Ketua PN Stabat M Sohe, perwakilan Pemerintah kabupaten Langkat Asisten Ekonomi Pembangunan Kesejahteraan Sosial Hermansyah, Kepala BNN AKBP Suyoso, perwakilan OKP, Ormas di aula Mapolres Langkat.

         "Kita persiapkan segala sesuatunya untuk segera melakukan perang terhadap berbagai pelaku narkoba yang sangat meresahkan masyarakat di daerah ini," katanya.

         Dalam waktu dekat ini akan segera kita deklarasikan, diharapkan ini momentumnya untuk mengatasi maraknya peredaran narkoba di daerah ini.

         Sementara itu Ketua Seniman Indonesia Anti Narkoba Kabupaten Langkat Selamat menyatakan dukungan dan komitmennya untuk ikut berpartisipasi memerangi peredaran narkoba.

         "Harus ada tindakan nyata untuk memerangi maraknya peredaran narkoba di daerah ini," katanya.

         Buktinya dalam sebulan ini saja Polres Langkat berhasil mengungkap beberaap peredaran narkoba yang terjadi di sini seperti sabu-sabu seberat 1,8 kilogram, ganja 68 kilogram, dan lainnya.

         "Perang terhadap narkoba yang digagas Kapolres Langkat ini sangat kita sambut dan kita dukung di lapangan," tegasnya.

         Sedangkan Ketua Fornt Pembela Islam (FPI) Kabupaten langkat Riza Azhari mengungkapkan bahwa mereka siap mendukung program perangi narkoba di bumi religius ini.

         "Kita juga sudah mempersiapkan para kader untuk ikut bersama-sama memerangi narkoba di daerah ini," katanya.

         Sebab narkoba sudah beredar hingga ke desa-desa yang terpencil sekali, ini jelas sangat memberikan dampak negatif buat kemajuan daerah itu, maupun buat warga masyarakatnya.

         "Harus ada tindakan dan aksi nyata dilapangan, kalau tidak Langkat bisa darurat narkoba nantinya," sambungnya.

         Pihaknya juga berharap agar perangi narkoba ini jangan setengah hati, tapi harus benar-benar dilakukan dengan ikhlas agar hasil kerjanya juga terlihat sehingga peredaran gelap narkoba dapat segera ditanggulangi.***2***                  

(T.KR-IFZ/C/I.K. Sutika/I.K. Sutika) 24-02-2015 10:50:15

Pewarta: Imam Fauzi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026