"Banyak petani kedelai mengeluhkan hujan dan kemarau berkepanjangan, tanpa bisa dipredisksi," Sekretaris Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Samosir, Walson Sagala di Pangururan, Rabu.
Ia menjelaskan, jika musim hujan bisa berlangsung selama tiga bulan.
Sedangkan musim kemarau di wilayah itu juga tidak menentu.
Kondisi cuaca yang kurang mendukung tersebut, lanjut dia, menyebabkan banyak petani enggan mengembangkan tanaman kedelai karena dianggap berisiko rugi.
Disebutkannya, luas lahan pertanian tanaman kedelai di Samosir saat ini hanya sekitar 52 hektare dengan realisasi panen hingga Oktober 2014 sebanyak 30,61 persen. (Wrst)
Pewarta: Waristo:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.