Medan, 1/9 (Antara) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk membiayai program pembangunan tahun 2015 sebesar Rp8,679 triliun.

Dalam nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) yang dibacakan pada rapat paripurna DPRD Sumut di Medan, Senin, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Nurdin Lubis mengatakan, jumlah belanja itu mengalami peningkatan 1,8 persen jika dibandingkan APBD 2014 sebesar Rp8,426 triliun.

Adapun jumlan pendapatan daerah dalam RAPBD 2015 tersebut direncanakan Rp8,674 triliun atau bertambah 2,19 persen jika dibandingkan pendapatan dalam APBD 2014 sebesar Rp8,488 triliun.

Berdasarkan perbandingan jumlah proyeksi antara belanja dengan pendapatan daerah tersebut, maka RAPBD Sumut untuk tahun 2015 tersebut diperkirakan mengalami defisit Rp5,105 miliar.

Penerimaan pembiayaan daerah dalam RAPBD 2015 tersebut bersumber dari sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) dengan alokasi sebesar Rp5,105 miliar.

Jumlah penggunaan silpa tersebut mengalami penuruan yang cukup siginifikan jika dibandingkan dengan estimasi APBD murni 2014 yang mencapai Rp37,657 miliar.

Menurut dia, pengalokasian anggaran dalam RAPBD 2015 tersebut dimaksudkan untuk mencapai menyukseskan sembilan bidang pembangunan yang tercantum Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2005-2025.

Kesembilan bidang itu adalah sosial dan budaya, ekonomi, ilmu pengetahuan dan tekonologi, sarana dan prasarana, politik, pertahanan dan keamanan, hukum dan aparatur, wilayah dan tata ruang, serta sumber daya alam dan lingkungan.

Untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan sesuai RPJMN dan visi misi pembangunan Sumut, dibutuhkan waktu pendanaan yang cukup besar.

Namun pemprov Sumut akan benar-benar selektif dalam menentukan rencana program dan kegiatan yang akan dilaksanakan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan yang tersedia.

Untuk itu, SKPD yang mengelola pendapatan daerah sangat perlu ditingkatkan kinerjanya guna meningkatkan jumlah pendapatan untuk membiayai kebutuhan belanja yang meningkat. ***1***
(T.I023/B/Z. Abdullah/Z. Abdullah)

Pewarta: Irwan Arfa
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026