"Saat ini ada sekitar 61 hektare tanaman cabai merah yang siap dipanen," kata Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Langkat Yusfik Helmi, di Stabat, Jumat.
Berdasarkan laporan penyuluh pertanian lapangan, tanaman cabai merah siap panen tersebut berlokasi di Kecamatan Selesai, Binjai, Stabat, Wampu, Secanggang, Hinai dan Tanjung Pura.
"Cabai merah yang akan dipanen ini nantinya juga diharapkan bisa memenuhi kebutuhan sejumlah pasar tradisional di Langkat, seperti di Stabat, Tanjungpura, Pangkalan Brandan, Kuala dan hingga ke Medan," tambahnya.
Selain cabai merah, sejumlah petani Langkat juga akan melakukan panen cabai rawit, di antaranya di lahan seluas satu hektare di Kecamatan Bahorok.
"Mudah-mudahan panen ini juga dapat memenuhi kebutuhan pasar sehingga tidak terjadi lonjakan harga seperti yang dikhawatirkan banyak kalangan," ucapnya.
Yusfik menambahkan, petani Langkat menjelang akhir Juni 2014 juga memasuki musim panen kacang panjang seluas 79 hektare (ha), tomat satu ha, terong 32 ha, ketimun sekitar 26 ha dan semangka sekitar 30 ha.
Diakuinya, permintaan pasar terhadap sayur mayur dan buah semusim di Langkat sangat tinggi, akibat belum normalnya pasokan dari Kabupaten Tanah Karo.
"Hasil panen petani di Langkat dalam beberapa pekan mendatang setidaknya dapat menstabilkan harga sayur mayur dan buah-buahan menjelang Ramadhan," katanya. (KR-IFZ)
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.