Langkat, 8/6 (Antara) - Menajemen Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu mulai melakukan uji coba penggunaan mesin pembangkit listrik pada delapan desa di Kabupaten Langkat.

"Kita melakukan sosialisasi kepada warga delapan desa di sekitar PLTU," kata Manager PLTU Pangkalan Susu, Amansyah Purba, di Pangkalan Susu, Minggu.

Uji coba mesin PLTU tersebut dilakukan dengan cara memasok energi listrik ke rumah warga di beberapa desa, antara lain Desa Tanjung Pasir, Beras Basah, Sungai Siur, Bukit Jengkol, Paya Tampak, Pintu Air, Sungai Meran, dan Alur Cempedak.

Ia mengakui, selama uji coba ini akan dilakukan penelitian sejauh mana dampak yang berpotensi merugikan warga sekitar PLTU, seperti suara mesin, dampak abu dan lain sebagainya.

Menurut dia, kondisi mesin PLTU Pangkalan Susu saat ini sudah mencapai 97 persen rampung dan dibangun standar maupun prosedur teknis, termasuk dari sisi keselamatan warga sekitar lokasi pembangkit listri tersebut.

Secara terpisah Kepala Wilayah Kecamatan Pangkalan Susu, Sukhyar Muliamin, mengingatkan warganya agat tidak perlu khawatir, terkait dengan pengoperasian PLTU tersebut.

"Kekhawatiran warga terhadap beroperasinya PLTU ini, sudah dijawab semuanya, mudah-mudahan dengan beroperasinya PLTU ini bisa meningkatkan perekonomian warga," ujarnya.

Selain itu, pengoperasian PLTU Pangkalan Susu juga bisa menjadi lapangan pekerjaan buat warga yang ada di sekitar PLTU Pangkalan Susu ini.

Pihak PLTU Pangkalan Susu usai sosialisasi akan melakukan uji coba pengoperasian mesin dan selanjutnya akan melakukan konekting ke jalur listrik hingga ke Kota Binjai.

PLTU Pangkalan Susu direncanakan memiliki kapasitas 2x200 megawatt, sehingga kelak mampu mengatasi defisit energi listrik di sebagaian Provinsi Sumatera Utara dan Aceh. (KR-IFZ)

Pewarta: Imam Fauzi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026