"Ini sangat bermanfaat bagi para murid nantinya setelah mereka menginjak remaja dan dewasa," kata Wali Kota Binjai Muhammad Idaham ketika membuka manasik haji bagi para murid Raudhatul Athfal di Binjai, Jumat.
Menurut dia, membekali pengetahuan agama kepada anak merupakan suatu amanah yang wajib dilakukan dan sangat penting diberikan secara berkesinambungan dalam upaya membentuk akhlak mereka sebagai generasi penerus bangsa.
Melalui peragaan manasik haji, kata dia, anak-anak tersebut diharapkan dapat menghayati pendidikan Islam lebih baik.
"Ibadah Haji merupakan pelaksanaan Rukun Islam yang kelima. dan manasik haji yang dilakukan ini akan dapat menambah syiar Islam serta peningkatan rasa keimanan sehingga anak-anak akan menjadi cerdas, kuat dan berakhlak mulia," kata Idaham.
Selama mengikuti peragaan manasik haji, para siswa pendidikan anak usia dini dari 96 sekolah di Binjai itu melaksanakan prosesi ibadah haji, mulai dari melontar jumrah, tawaf mengelilingi Ka'bah dan lari-lari kecil.
Panitia pelaksana manasik haji Raudhatul Athfal Haji Muhammad Siregar mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan mewujudkan siswa-siswi yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia dan taat beribadah.
Dikatakannya, anak-anak sejak usia dini perlu diperkenalkan dengan prosesi ibadah haji agar di dalam diri mereka tertanam nilai-nliai agama, semangat beribadah dan mengenalkan identitas diri anak sejak dini.
"Melalui kegiatan ini mereka akan termotivasi untuk melaksanakan ibadah haji dikemudian hari," ujarnya. (KR-IFZ)
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.