Medan, 17/11 (Antara) - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan bermalam di lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga uap di Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, untuk mencari solusi terhadap kendala pemasangan tiang listrik.

Usai meninjau perkembangan Bandara Kualanamu, Minggu, Dahlan Iskan mengatakan bahwa pihaknya menyayangkan belum selesainya proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu itu.

Dengan kemampuan menghasilkan daya listrik hingga 400 megawatt, proyek PLTU Pangkalan Susu tersebut dapat mengatasi krisis energi di Sumatera Utara.

Namun, lanjut dia, proyek tersebut tidak dapat dituntaskan karena ada masalah dengan tidak dapat didirikannya beberapa tiang listrik disebabkan kendala perizinan.

Itu yang disayangkan. "Kenapa sih tidak bisa diselesaikan bersama-sama. Ini kan untuk kepentingan Sumatera Utara," katanya.

Oleh karena itu, mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) tersebut ingin bermalam di lokasi PLTU Pangkalan Susu untuk mencari solusi yang dapat dikerjakan.

Melalui diskusi dengan berbagai pihak, diharapkan pemasangan tiang listrik untuk menyalurkan pasokan energi dari PLTU Pangkalan Susu tersebut dapat segera direalisasikan.

"Proyek yang begitu besar terhambat tiang-tiang listrik. Itu tidak masuk akal," katanya.

Penyelesaian krisis energi listrik di Sumut hanya dapat dilakukan jika ada pasokan daya yang masuk. "Kalau tidak ada (tambahan pasokan), tidak akan selesai," kata Dahlan Iskan.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan pemerintah daerah, baik Pemkab Langkat maupun Pemprov Sumatera Utara, harus ikut membantu dalam menyelesaikan kendala pemasangan tiang listrik untuk PLTU Pangkalan Susu itu.

"Pemda harus ikut membantu. Kalau tidak ada listrik, pemda teriak-teriak," katanya.
D.Dj. Kliwantoro
(T.I023/B/D. Kliwantoro/D. Kliwantoro)

Pewarta: Irwah Arfa
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026