"PLN menyadari keluhan warga dan kami terus berupaya mengatasi krisis listrik itu," kata Deputi Manager Hukum dan Humas PLN Sumatera Utara (Sumut), Raidir Galingging usai menerima perwakilan buruh di Medan, Kamis.
Pada Kamis ini, buruh melakukan aksi unjuk rasa di PLN Sumut terkait kondisi listrik di daerah itu yang serin "byar-pet" sehingga mengganggu kegiatan produktif.
Raidir menyebutkan pertumbuhan permintaan listrik di daerah itu cukup besar atau 11 persen bahkan saat beban puncak mencapai 14 persen per tahun.
Sementara sejumlah pembangunan pembangkit litrik seperti PLTU di Pangkalan Susu berkapasitas 400 MW yang seharusnya sudah beroperasi namun saat ini masih mengalami kendala.
"PLN merencanakan Mei atau Juli tahun 2014 PLTU itu bisa beroperasi dan sembari menunggu, dewasa ini sedang dilakukan berbagai upaya mengatasi defisit daya listrik yang sebesar 400 MW," katanya.
PLN misalnya sudah menyewa mesin diesel untuk jangka waktu pendek sebesar 150 MW dimana dewasa ini sudah ada masuk genset 20 MW yang telah beroperasi di PLTD Glugur dan menyusul PLTD Belawan 20 MW dan PLTU Nagan Raya sebesar 100 MW.
"Pekan ini akan ada tambahan 75 MW dari genset sewa itu dimana alirannya diharapkan bisa dimanfaatkan dua minggu ke depan," katanya.
Ia mengharapkan kondisi kelistrikan di Sumut bisa lebih baik pada akhir November 2013.
Pahala Napitupulu sebagai koordinator aksi Koalisi Rakyat Marah yang menggelar aksi unjuk rasa itu menyatakan, pekerja merasa terancam dengan "byar-pet"-nya listrik karena bisa menggangu perusahaan tempat mereka bekerja yang bisa mengarah kepada terjadinya PHK.
"Kami minta ada evaluasi terhadap kinerja Menteri ESDM, Menteri BUMN dan Dirut PLN,"katanya.
Buruh meminta pemadaman listrik bisa diatasi dalam waktu dua bulan ke depan.
Massa yang tergabung dari 13 lembaga buruh antara lain SBSI 1992, Teplok, FMN, SB Sejati, SP-LEM, Repdem Sumut, SPN, SP BUN, Ampera, Sakti Sumut, LBH Medan, SBBI dan SBSI Lomenik Medan itu melakukan orasi sekitar 30 menit di depan kantor PLN Sumut sebelum meminta bertemu dengan jajaran pejabat PLN.***3*** (T.E016/B/A. Salim/A. Salim) 03-10-2013 23:40:38
Pewarta: Evalisa Siregar:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.