Informasi yang dihimpun Antarasumut dari sekretariat panitia FDT 2013 di Pangururan, Selasa, menyebutkan, lomba solu bolon akan berlangsung di sekitar Pantai Dumasari Tuktuk Siadong, pada 11-13 September.
Lomba perahu dayung di perairan Danau Toba tersebut dibagi dalam dua kategori, yakni solu bolon terbuka dengan menempuh jarak sejauh satu kilo meter (Km) dan solu bolon regional Toba sejauh satu kilometer.
Kategori pertama merupakan kelas terbuka yang bisa diikuti oleh tim-tim dayung nasional dari sejumlah negara maupun dari berbagai daerah di Indonesia.
Sedangkan kategori kedua pesertanya merupakan perwakilan dari 11 kabupaten/kota di sekitar Danau Toba.
Sebelumnya, Ketua Umum Festival Danau Toba 2013, Mangindar Simbolon mengatakan tema festival yang menggabungkan budaya dengan olahrag raga ini adalah “Arga Do Bona Ni Pinasa” atau menghargai tanah leluhur.
“Festival Danau Toba merupakan lanjutan dari Pesta Danau Toba yang selama ini digelar. Namun, untuk tahun ini dibuat lebih besar karena melibatkan banyak pihak,” katanya.
Dengan adanya peningkatan kegiatan, kata dia, diharapkan FDT bisa menjadi kegiatan utama di Sumatera Utara maupun Indonesia sehingga mampu bersaing dengan kegiatan lainnya bahkan bisa lebih dikenal diseluruh dunia. (TNA)
Pewarta: T. Nico Adrian:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.