"OK. Arya yang saat ini masih menjabat Bupati Batru Bara adalah sosok yang tepat memimpin daerah ini (Kabupaten Batu Bara)," kata Hidayat Bahtiar, tokoh yang disebut-sebut banyak berperan mewujudkan pemekaran Kabupaten Batu Bara, di Lima Puluh, Minggu (1/9).
Menurut dia, ada enam alasannya untuk memilih OK Arya sebagai Bupati Batu Bara priode 2013-2018, antara lain OK Arya adalah juga tokoh pemekaran Batu Bara, putra daerah serta berkemampuan dan mempunyai nilai lebih sebagai birokrat karir.
Selain itu, lanjutnya, OK Arya adalah sosok pemimpin yang mengenal sekaligus memahami potensi sumber daya alam Kabupaten Batu Bara dan dikenal merakyat.
Bahtiar yang juga ketua "steering commitee" Musyawarah Besar (Mubes) Gemkara III tahun 2013, membantah isu yang menyebutkan bahwa OK Arya bukan putra daerah dan lahir di luar Kabupaten Batu Bara.
"0K Arya adalah putra daerah Batu Bara. Nenek moyangnya asli orang Batu Bara, yaitu di Kampung Koda, Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi," ujarnya.
Sebelumnya, OK Arya Zulkarnain menyatakan bangga terselenggaranya Mubes Kemgara III.
"Dukungan yang di berikan oleh masyarakat yang tergabung dalam Gemkara merupakan motivasi yang sangat berharga bagi saya pribadi dan keluarga untuk melanjutkan kesinambungan pembangunan di Batu Bara," ujarnya.
Ia memaparkan bahwa semasa priode kepemimpinanya sebagai bupati Batu bara, selama hampir 2,5 tahun dihabiskan untuk menempatkan pejabat eselon yang sesuai dengan pangkat dan golongan.
"Jujur saya katakan ketika itu masih sangat sulit mendapatkan putra asli Batu Bara untuk ditempatkan di sejumlah SKPD, sesuai dengan bidang, pangkat dan golongannya," ujarnya.
Namun, katanya, kini sudah banyak putra daerah menempati porsi jabatan di semua eselon.
Ia menambahkan, Pemkab Batu Bara di bawah kepemimpinannya akan terus mengoptimalkan kinerja pembangunan, termasuk dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan terampil.
"Kita juga telah mendirikan SMK Perikanan dan Kelautan. Baru-baru ini telah pula dibuka sekolah bidang logistik," katanya.
Program pembangunan di sektor pendidikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Batu Bara menjawab kebutuhan SDM handal dan terampil, termasuk dalam menghadapi program Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang salah satu wilayah kerjanya meliputi Kabupaten Batu Bara. (AS)
Pewarta: Ahmad Suhaimi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.