Medan, 16/7 (Antara) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara mengusulkan pembentukan panitia khusus untuk menyelesaikan sengketa lahan sirkuit Ikatan Motor Indonesia yang tidak kunjung tuntas.

Usul tersebut dimunculkan dalam rapat dengar pendapat Komisi E DPRD Sumut dengan pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut, Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, serta Biro Perlengkapan Pemprov Sumut di Medan, Selasa.

Anggota Komisi E DPRD Sumut Mustofawiyah Sitompul mengatakan, pihaknya melalui pimpinan dewan telah mengeluarkan rekomendasi agar sengketa lahan sirkuit IMI yang berada di Jalan Willem Iskandar Medan itu "distanvaskan".

Rekomendasi tersebut dimaksudkan agar sengeketa lahan dengan pihak swasta itu menemukan titik terang sehingga upaya penyelesaian lebih mudah didapatkan.

Namun sayangnya, rekomendasi stanvas dari DPRD Sumut tersebut tidak dihiraukan Pemprov Sumut yang memiliki otoritas dan kewenangan untuk menyelesaikannya.

"Karena itu, DPRD Sumut sepakat membentuk Pansus supaya dewan bisa memanggil siapapun yang terlibat," kata politisi Partai Demokrat tersebut.

Pembentukan pansus tersebut diperlukan bukan hanya untuk membahas sengketa lahan sirkuit IMI, tetapi berbagai problematika tentang keolahragaan di Sumut.

Ia mencontohkan tentang perlunya pengusutan seluruh aset olahraga di Sumut yang selama ini terbengkalai seperti lahan untuk Gedung Olahraga (GOR) gulat dan Veledrome balap sepeda yang juga berlokasi di sekitar Jalan Willem iskandar.

Ketua Pengprov IMI Sumut Musa Rajeckshah mengatakan pihaknya sebagai pengelola sirkuit tersebut sangat mengharapkan ada kepastian mengenai status lahan itu.

Sebagai institusi yang mendapatkan kepercayaan dan kewenangan untuk mengelola sirkuit itu, pihaknya memiliki kewajiban untuk mempertahanakn lahan yang digunakan untuk mengembangkan olahraga otomotif tersebut.

Karena itu, pihaknya memberikan apresiasi terhadap DPRD Sumut yang akan membentuk pansus guna menyelesaikan sengketa lahan yang berlokasi di sekitar kantor beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov Sumut itu.

"Kami berharap persoalan sirkuit IMI ini bisa segera selesai, sehingga tidak mengundang keresahan di lingkungan masyarakat olahraga termasuk kami sebagai pihak pengelola," kata pengurus olahraga yang sering dipanggil Ijeck tersebut. (I023)

Pewarta: Irwan
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026