Jakarta, 4/6 (Antara) - Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y. Thohari menyarankan agar Wakil Ketua DPR RI Priyobudi Santoso tidak terlalu beraksi dan bersikap tenang selama yakin tidak melakukannya.

"Saya sarankan kepada Priyobudi Santoso agar tidak terlalu beraksi terhadap pernyataan pimpinan KPK bahwa sudah punya bukti awal. Priyo tenang saja, sampai nanti ada panggilan," kata Ketua DPP PG Hajriyanto Y. Thohari usai pelantikan anggota Pengganti Antar-Waktu (PAW) MPR RI di Senayan Jakarta, Selasa.

Terdapat tujuh orang anggota PAW MPR RI yang dilantik, yakni Wirianingsih (FPKS) menggantikan Achmad Riyaldi, Asmin Amin (FPKS) menggantikan M. Anis Matta, Surya Kusumanegara (FPD) menggantikan Angelina Sondakh.

Berikutnya, Natassya Tara (FPD) menggantikan Subagyo Partodihardjo, Anwar Yunus (FPD) menggantikan Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Ida Riyanti (FPD) menggantikan Sudewa.

Menurut Hajriyanto selama KPK belum memanggil sebaiknya Priyo tidak perlu reaktif. Yang jelas tambah Hajriyanto selama ini Priyo berulang-ulang menyatakan tidak libat dalam kasus korupsi pencetakan Alquran.

Sebelumnya, tersangka kasus tersebut Fahd El-Fouz saat memberikan keterangan sebagai saksi mengaku mencatut nama Priyo agar mendapatkan komisi yang lebih besar.

Atas kesaksian tersebut, akhirnya menjadi pemberitaan yang mengkaitkan Wakil Ketua DPR RI Priyobudi Santoso.(J004)

Pewarta: Jaka Suryo
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026