"Kita segera merealisasikan pembangunan puskesmas khusus kecelakaan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai Melyani Bangun di Binjai, Jum'at.
Pembangunan ini tidak terlepas dari tingginya angka kecelakaan lalu lintas, terutama di Jalan Tengku Amir Hamzah, yang berbatasan dengan Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang, katanya.
Makanya pada tahun ini Pemkot Binjai akan membangun puskesmas berlantai dua yang dilengkapi dengan IGD dan nantinya akan menjadi puskesmas khusus kecelakaan.
Melyani menjelaskan adanya puskesmas rawat inap tersebut, orang yang mengalami kecelakaan akan cepat dilakukan pertolongan pertama, tanpa harus di bawa ke rumah sakit.
Pembangunan puskesmas korban kecelakaan itu, menurutnya akan dilakukan tak jauh dari stasiun Pertamina Gas di Kelurahan Jati Utomo Kecamatan Binjai Utara.
Menyangkut dengan tenaga medis, pihak Pemkot Binjai akan melakukan kerjasama dengan Universitas Sumatera Utara, yakni tenaga dokter yang ada akan kuliah untuk mengambil spesialis di perguruan tinggi tersebut.
Diungkapkannya ada enam dokter yang kini kuliah di USU, yang nanti dimanfaatkan memberikan pelayanan di puskesmas khusus tersebut.
Secara terpisah Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Binjai, AKP Agus Darmanto mengatakan saat ini sedang dilakukan sosialisasi tentang rencana pembangunan puskesmas rawat inap.
"Ini untuk mengurangi ataupun menekan serta mencegah angka kematin karena kecelakaan lalu lintas," katanya.(KR-IFZ)
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.