Tebing Tinggi, 30/4 (antarasumut) - Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan berharap kinerja penyerapan anggaran belanja di daerah itu lebih optimal, sesuai dengan jadwal perencanaan yang ditetapkan.

"Penyerapan anggaran harus mampu direalisasikan secara optimal sesuai jadwal dan target yang direncanakan," katanya saat menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LKPj) APBD Kota Tebing Tinggi tahun 2012 dalam rapat paripurna DPRD, di Tebing Tinggi, Senin (29/4).

Disebutkannya, serapan anggaran belanja Tebing Tinggi tahun 2012 hanya terealisasi Rp479, 585 miliar lebih atau 92,02 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp521, 150 miliar lebih.

Sementara, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2012 sebesar Rp47,330 miliar atau melebihi dari target yang ditetapkan Rp 36,312 miliar.

Pada kesempatan itu, Umar memaparkan persoalan keterserdiaan anggaran yang dinilai belum sebanding dengan besarnya harapan dan kebutuhan masyarakat.

“Kondisi ini merupakan kendala setiap tahun yang dihadapi Pemko Tebing Tinggi, sehingga penanganan program priorotas dan strategis bukanlah menjadi hal yang mudah," ujarnya.

Khusus dalam upaya penanggulangan kemiskinan perkotaan, di Tebing Tinggi telah dilaksanakan sejumlah proyek yang didanai melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perkotaan (PNPM-MP).

Kegiatan tersebut meliputi, antara lain pemberdayaan lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi dan sosial dengan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat.

"Strategi utama penanggulangan kemiskinan di kota Tebing Tinggi adalah melalui perluasan kesempatan kerja, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas, dan perlindungan sosial," tambahnya.(rel

Pewarta: T Nico Adrian
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026