Sei Rampah, (antarasumut) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin Hj. Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho melakukan supervisi ke Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (11/4).

Pelaksanaan supervisi akan dilaksanakan oleh TP-PKK Provinsi Sumut ke desa-desa percontohan, termasuk instansi lintas sektoral guna melakukan pembinaan dan evaluasi.

Menurut Ketua TP-PKK Sumut Hj. Sutias, selama dalam selama pelaksanaan supervisi akan dinilai lima kegiatan prioritas yang dinilai dari kinerja masing-masing desa.

Sebanyak lima kegiatan itu, antara lain lomba desa tertib administrasi PKK, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, usaha peningkatan pendapatan keluarga, pemanfaatan tanah pekarangan, pemanfaatan hasil tanaman obat keluarga, dan program terpadu peningkatan peranan wanita menuju Keluarga Sehat sejahtera (PTP2W-KSS).

"Lomba tersebut diadakan dalam rangka kegiatan Hari Kesatuan Gerak PKK dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat Nasional pada Mei mendatang," ujarnya.

Sedangkan tujuan lomba, yaitu terlaksananya tertib administrasi PKK, berkurangnya kasus kekerasan dalam rumah tangga, dan mengoptimalkan usaha-usaha keluarga dalam upaya peningakatan pendapatan keluarga.

Tujuan lainnya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan memanfaatkan warung hidup dan mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan untuk tanaman obat keluarga, serta mewujudkan ketahanan keluarga.

Selain menggelar lomba desa, TP-PKK Provinsi Sumut akan mengadakan lomba simulasi tentang pola asuh anak.

"Lomba simulasi ini kami anggap penting digelar karena maraknya terjadi kenakalan remaja, penyakit masyarakat, serta ketidakharmonisan keluarga," tambahnya.

Melalui kegiatan yang digelar TP-PKK Sumut itu, pihaknya berharap akan terjadi peningkatan penguatan institusi keluarga dalam rangka pengarusutamaan keluarga dengan tujuan membentuk masyarakat yang lebih baik.

Sebelumnya, Bupati Serdang Bedagai H.T Erry Nuradi mengatakan bahwa di era reformasi bangsa Indonesia tidak bisa melepaskan diri dari keharusan untuk ikut serta dalam arus globalisasi.

"Karena itu, PKK dalam perkembangannya harus memperhatikan kondisi kearifan lokal namun tetap dilandasi pemikiran masa depan dan memperhatikan keluarga, terutama faktor sosial, budaya dan ekonomi," paparnya.

Ia menambahkan, sifat kegiatan PKK dewasa ini bersifat lokal, sejalan dengan penerapan otonomi daerah.

Dalam konteks pemikiran bersifat global, menurut dia, PKK senantiasa diharapkan mampu meningkatkan mutu kinerja dan profesionalismenya sehingga gerakan PKK dapat berhasil mengembangkan kemampuan dan kepribadian perempuan dan anak pada umumnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Serdang Bedagai mengimbau kepada warga desa binaan agar menjadikan kegiatan desa percontohan PKK tersebut dapat dijadikan wahana meningkatkan kemampuan di bidang pengetahuan, ketrampilan, perekonomian, dan bidang kesehatan.

Harapan tersebut, katanya, akan terealisasi apabila kegiatan desa percontohan PKK tersebut mendapat dukungan dari berbagai instansi sektoral terkait.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Serdang bedagai Hj. Evi Diana Erry dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan tim supervisi TP-PKK Provinsi Sumut ke kabupaten berjuluk "Tanah Bertuah Negeri Beradat" itu.

Ia berharap kunjungan tim supervisi PKK Sumut itu dapat memberikan pembinaan dan pembekalan agar pengurus TP PKK desa terpilih mampu meningkatkan kinerja sekaligus merealisasikan seluruh program PKK secara maksimal.

Disebutkannya, desa-desa percontohan PKK tahun 2013 di Kabupaten Serdang Bedagai, masing-masing Desa Jati Mulyo, Sei Buluh, Bandar Magodang, Dolok Sagala, Desa Pulau Tagor, dan Desa Karang Anyar.(rel)

Pewarta: T Nico Adrian
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026